SOLO— Panggung Solo Keroncong Festival 2026 di Alun-Alun Utara Keraton Kasunanan Surakarta, Sabtu 18 Juli, dibuat gegap gempita oleh penampilan Orkes Krontjong Lapis Legit Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung. Grup yang digawangi mahasiswa muda ini tampil memukau dengan aransemen berani dan energi panggung yang jarang ditemukan di festival keroncong.

Delegasi keroncong yang dipimpin Bayudjati Bintang Arrazaq, Krontjong Lapis Legit membuktikan bahwa keroncong bisa dibawakan dengan cara berbeda. Penonton Solo dibuat terkesima sejak lagu pertama.

Repertoar Lintas Zaman dan Lintas Negara

Lapis Legit tidak main aman. Mereka membuka penampilan dengan karya-karya klasik seperti lagu Maribi dari Mang Koko, dilanjutkan Keroncong Nona Manis yang pernah dipopulerkan Sutarsih. Namun kejutan dimulai saat mereka membawakan Langgam Bandung Utara milik OK. Midaleudami — lagu dari kakak angkatan Lapis Legit sebelumnya. Lalu ada Berdikari milik De Klapeertaart, keroncong anak muda Bandung.

Puncaknya, mereka menghadirkan Medley Lagu Jepang yang berisi potongan lagu populer Stay With Me, Dragon Ball, Doraemon, Crayon Shinchan, hingga Heavy Rotation versi JKT48. Medley ini meledak dan mendapat aplaus terpanjang malam itu.

"Memang sejak gladi di Bandung kami ingin menghadirkan suasana berbeda. Kami ingin anak muda merasa dekat dengan keroncong," ujar perwakilan Lapis Legit.

Eksplorasi Instrumentasi: Dari Cak Cuk sampai Tarompet Sunda

Yang membuat penampilan Lapis Legit "ora umum" adalah instrumentasinya. Selain pakem keroncong: cak, cuk, cello, gitar, mereka memadukannya dengan bass, drum, keyboard, flute, violin, tenor saxophone, trompet, gambang, tarompet Sunda, kendang, perkusi, hingga sequencer.

Didukung 3 vokalis, racikan ini menciptakan suara yang kaya dan penuh warna."Instrumen keroncong konvensional dipadukan dengan kombo dan karawitan Sunda. Makin kaya karena ada unsur rock, bossa nova, gypsy jazz, pop, keroncong gaya Tugu, sampai gaya Solo. Semuanya bercampur jadi satu," kata Rudi, penonton asal Nonongan, Surakarta.

Apresiasi juga datang dari praktisi keroncong Jakarta, Ages Dwi Harso pimpinan OK. Batavia Mood. Komentarnya singkat tapi menohok: "Ora umum". "Anak-anak Lapis Legit luar biasa di atas panggung. Tampilannya hebat, berani, dan segar," ujarnya.

Wajah Baru Keroncong Anak Muda

Penampilan Krontjong Lapis Legit UPI Bandung menjadi catatan penting di hari pertama SKF 2026. Mereka menunjukkan bahwa melestarikan keroncong tidak harus kaku. Dengan eksplorasi musik, kolaborasi lintas genre, dan semangat anak muda, keroncong bisa tetap relevan dan menghibur.

Solo Keroncong Festival 2026 masih akan berlangsung hingga Sabtu 19 Juli di Alun-Alun Utara Keraton Surakarta Hadiningrat.

Solo Keroncong Festival 202618–19 Juli 2026 · Alun-alun Utara Keraton Kasunanan Surakarta · Open gate 16.00 WIB · Gratis

Sampai jumpa di sana.

← Warta lainnyaDengarkan Radio